>المصدر<

[ لمتابعة رابط المشاركــــــــــــة الأصليّة للبيــــــــــــــــان ]
lihat pautan asal keterangan

الإمام ناصر محمد اليماني
Al Imam Naser Mohammed Al Yamani
06 - محرم - 1433 هـ
22 - 10 - 2012 مـ
08:00 صباحاً
( بحسب التقويم الرسمي لأمّ القرى )
mengikut taqwim rasmi Makkah
ــــــــــــــــــ


الإمام المهديّ يبيّن البيان الحقّ من كتاب الله تعالى لكلمتي:
{ الدِّينِ } و {
مَدِينِينَ } ..

Imam Mahdi Menjelaskan Bayan Yang Hak Dari Kitabullah Bagi Kalimah AD DEEN dan MADEENEEN
___________________

المشاركة الأصلية كتبت بواسطة الباحث30/9
postingan asal ditulis oleh Al Baahits30/9

اخي الامام ناصر محمد
سلام الله عليكم
افتني في معنى كلمة الدين في قوله تعالى "مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ"
وكلمة الدين في قوله تعالى "وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ"
وكلمة الدين في قوله تعالى "إنَّ الدِّينَ عِندَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ"
وكلمة مدينين في قوله تعالى "فَلَوْلَا إِن كُنتُمْ غَيْرَ مَدِينِينَ"
ولماذا هذه الكلمة لها معاني متعددة
واسأل الله ان ينور قلوبنا بالحق

Saudaraku Al Imam Naser Mohammed
Salam sejahtera ke atas kalian
Fatwakan kepadaku mengenai makna kalimah “Ad Deen” pada firman Allah Ta’ala “Yang Menguasai Hari Ad Deen”, dan kalimah “Ad Deen” pada firman Allah “dan sembahlah Allah dengan mengikhlaskan Ad Deen kepada-Nya”, dan kalimah “Ad Deen” pada firman-Nya “Sesungguhnya Ad Deen yang diterima di sisi Allah adalah Islam”, juga kalimah “Madeeneen” pada firman-Nya “Maka jika kalian tidak Madeeneen”, dan mengapa kalimah ini ada beberapa makna
Aku mohon kepada Allah agar menerangi hati kita dengan kebenaran


بسم الله الرحمن الرحيم، وسلامٌ على المرسلين، والحمد لله ربّ العالمين، أما بعد..
والبيان الحقّ لقول الله تعالى:
{مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ ﴿٤﴾} صدق الله العظيم [الفاتحة]، أي ربّ الحساب على الدّين الحقّ الذي أمر به كافة عبيده، فيجازي قوماً بالثواب وآخرين بالعذاب، ويحاسبهم الله على دينهم فمن ابتغى غير الإسلام ديناً فلن يُقبل منه. تصديقاً لقول الله تعالى: {شَهِدَ اللَّـهُ أَنَّهُ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ ۚ لَا إِلَـٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ ﴿١٨إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّـهِ الْإِسْلَامُ ۗ وَمَا اخْتَلَفَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَّا مِنْ بَعْدِ مَا جَاءَهُمُ الْعِلْمُ بَغْيًا بَيْنَهُمْ ۗ وَمَنْ يَكْفُرْ بِآيَاتِ اللَّـهِ فَإِنَّ اللَّـهَ سَرِيعُ الْحِسَابِ ﴿١٩فَإِنْ حَاجُّوكَ فَقُلْ أَسْلَمْتُ وَجْهِيَ لِلَّـهِ وَمَنِ اتَّبَعَنِ ۗ وَقُلْ لِلَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ وَالْأُمِّيِّينَ أَأَسْلَمْتُمْ ۚفَإِنْ أَسْلَمُوا فَقَدِ اهْتَدَوْا ۖ وَإِنْ تَوَلَّوْا فَإِنَّمَا عَلَيْكَ الْبَلَاغُ ۗ وَاللَّـهُ بَصِيرٌ بِالْعِبَادِ ﴿٢٠} صدق الله العظيم [آل عمران].

Dengan nama Allah Ar Rahman Ar Rahim, salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam, selanjutnya..

Bayan yang hak bagi firman Allah Ta’ala:
Yang Menguasai Hari Ad Deen
Maha Benar Allah
[Al Fatihah]

Yakni, Tuhan Yang Menguasai Perhitungan terhadap agama yang hak, yang telah Allah perintahkan kepada seluruh hamba-hamba-Nya untuk dilaksanakan, maka Allah memberi ganjaran kepada suatu kaum dengan pahala, dan kepada kaum lainnya dengan azab seksaan.

Allah memperhitungkan mereka terhadap agama mereka, barangsiapa yang menginginkan selain Islam sebagai Ad Deen, maka tidak diterima darinya oleh Allah.

Benarlah firman Allah Ta’ala:

Allah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak disembah), Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.(18)

Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam. Tiada berselisih orang-orang yang telah diberi Al Kitab kecuali sesudah datang pengetahuan kepada mereka, karena kedengkian (yang ada) di antara mereka. Barangsiapa yang kafir terhadap ayat-ayat Allah maka sesungguhnya Allah sangat cepat hisab-Nya. (19)

Kemudian jika mereka mendebat kamu (tentang kebenaran Islam), maka katakanlah: "Aku menyerahkan diriku kepada Allah dan (demikian pula) orang-orang yang mengikutiku". Dan katakanlah kepada orang-orang yang telah diberi Al Kitab dan kepada orang-orang yang ummi: "Apakah kalian (mau) masuk Islam". Jika mereka masuk Islam, sesungguhnya mereka telah mendapat petunjuk, dan jika mereka berpaling, maka kewajiban kamu hanyalah menyampaikan (ayat-ayat Allah). Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (20)

Maha Benar Allah
[Aali ‘Imran]


وأمّا قول الله تعالى: {فَلَوْلَا إِن كُنتُمْ غَيْرَ‌ مَدِينِينَ ﴿٨٦﴾ تَرْ‌جِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ ﴿٨٧﴾} صدق الله العظيم [الواقعة].

Adapun firman Allah Ta’ala:
maka mengapa jika kalian tidak Madeeneen (86)

Kalian tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kalian adalah orang-orang yang benar? (87)

Maha Benar Allah
[Al Waaqi’ah]


والبيان: فإن كنتم غير مدينين أي لا إدانة عليكم في نظركم وترون أنّكم على الحقّ المبين في دعوتكم من دون الله، فإن كنتم ترَون أنّه لا حجّة عليكم في دعوتكم من دون الله أحداً {تَرْ‌جِعُونَهَا إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ}. أي يرجعون الروح إلى الجسد إذ لا يستطيع الباطل وأولياؤه أجمعون. تصديقاً لقول الله تعالى: {وَمَا يُبْدِئُ الْبَاطِلُ وَمَا يُعِيدُ ﴿٤٩﴾} صدق الله العظيم [سبأ].


Keterangan yang benar: Maka mengapa jika kalian tidak Madeeneen, tidak dikuasai oleh Allah, tidak akan dipertanggungjawabkan, yakni tidak ada penghukuman atas kalian pada pandangan kalian, dan kalian lihat kalian berada di atas kebenaran yang nyata dalam sesembahan kalian kepada selain Allah.

Maka jika kalian berpendapat bahawa tiada hujjah untuk menghukum kalian kerana menyeru selain Allah,
mengapa kalian tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kalian adalah orang-orang yang benar?, yakni kalian mengembalikan ruh kepada jasad, yang mana kebatilan dan para penolong kebatilan semua tidak mampu untuk melakukannya.

Benarlah firman Allah Ta’ala:

Katakanlah: "Kebenaran telah datang dan yang batil itu tidak akan memulai dan tidak (pula) akan mengulangi". (49)
Maha Benar Allah
[Saba’]


وسلامٌ على المرسلين، والحمد لله ربّ العالمين..
أخوكم الإمام المهدي ناصر محمد اليماني.

Salam ke atas para rasul dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam..

Saudara kalian, Al Imam Al Mahdi Naser Mohammed Al Yamani

ـــــــــــــــــــــــ

>sumber<